Pages

Tuesday, July 28, 2009

Sang Pengumpul Asap

Dah agak lama siy sebenernya gw balik ke kampus. Terakhir pas jaman"nya wisuda hehehehehe. NAh...sekarang ternyata tuntutan profesi membuat gw beraktivitas lagi di kampus. Ada hal menarik yang gw temukan di sela kerjaan gw. Cerita tentang pengumpul asap.

"Sang pengumpul asap" sebenernya adalah judul dari film dokumenter yang dibuat ama anak TEP. Hebatnya adalah film ini masuk ke dalam semifinalis Eagle Awards yang diselenggarakan ama MetroTV. Film ini bercerita tentang aktivitas para penduduk yang membuat asap cair. Asap dalam bentuk cair itu dapat digunakan sebagai bahan pengawet yang tidak berbahaya seperti formalin. Bisa untuk pengawet produk mie, tahu, ikan dll dan juga sebagai desinfektan.

Setelah gw tanya-tanya mbah Google, ternyata teknologi asap cair ini bukan hal yang baru. beberapa institusi pendidikan atau penelitian telah mempublikasikan pembuatan asap cair ini dengan bahan yang berbeda-beda. Yang menarik adalah hal tersebut belum tersosialisasikan pada masyarakat secara luas, termasuk gw. Gw gak tau ternyata asap bisa dibotolin. Pertama kali lihat...gw pikir sirup...ternyata asap cair hehehehehe.

Sesuai dengan tujuan dibuatnya film dokumenter, harapannya dapat menyorot hal yang seringkali ada di lingkungan kita tapi tidak pernah kita sadari. Minimal gw jadi tau bahwa anak kampus punya ide cerdas yang dituangkan dalam bentuk inovasi, dikembangkan dan di masyarakat dan disoroti secara khusus dalam bentuk film dokumenter. Salut!!!

P.S: Karena ide ini baru dalam tahap proposal, jadi belum berupa filem. JAdi film kalau nanti lolos jadi finalis. Jadi kalau kamu anak IPB yang bangga ama adik kelas yang oke, jangan lupa vote yah.... FATETA lho mereka hihihihi ^.^v

Regards,
Eny Widiya

Monday, July 27, 2009

Eny dan Komodo

Kalau yang ngikutin fesbuk gw (geer amat hihihi) pasti tau wall gw akhir" ini gw isi tentang komodo mulu. Akhirnya banyak yang comment deh soal komodo ini.

Like (maybe) you all know, recently komodo jadi bahan sorotan. Berita paling awal adalah tentang disahkannya daerah di dekat pulau komodo menjadi daerah pertambangan, walaupun sudah jelas status pulau komodo adalah Taman Nasional. Trus berita ttg dikeluarkannya SK Menhut mengenai pemindahan komodo ke Bali untuk pemurnian genetika. Lagian gak penting bgt...masa pemurnian genetika di tempat orang...kan aneh.

Nah...upaya pemerintah lewat DEpartemen Pariwisata dan Kebudayaan beberapa bulan yang lalu membuahkan hasil. Sekarang pulau komodo masuk menjadi finalis 7 keajaiban dunia yang baru. Beberapa bulan yang lalu kan gw ikut vote, ternyata sekarang harus ikut vote lagi. Jadi...ayo vote!!

Sebagai bangsa Indonesia kita punya tanggung jawab untuk menjaga dan menlestarikan budaya bangsa. Termasuk juga didalamnya reptil tersayang...komodo...hihihihi. Masa siyy yang lebih care ama fauna Indonesia malah orang luar? Jadi jangan salahkan kalau ternyata sekarang beberapa taman nasional atau objek flora dan fauna kita dimiliki atau dikelola oleh pihak asing.

Kalau bukan kita...siapa lagi??!!!

Regards,
Eny Widiya

Friday, July 24, 2009

Pendidikan (yang katanya) Milik Negeri

Aktivitas gw setahun terakhir ini bersentuhan langsung dengan pendidikan. Dari jaman masih mahasiswa sampai dah gak mahasiswa lagi, sistem pendidikan di Indonesia terus mengalami perubahan. Ada yang pro...ada yang kontra...yang namanya perubahan pasti tidak selalu mudah untuk diterima.

Ada banyak "ide-ide" pemerintah yang diwujudkan selama kurun waktu lima tahun terakhir. Termasuk sekolah gratis yang kerap didengungkan selama kampanye pilpres. Pada kenyataannya kondisi di lapangan tidak semanis dan semudah yang digaungkan oleh pemerintah. Program sekolah gratis tidak diikuti oleh peningkatan mutu pengajaran. Program BOS ada yang mengalir ke tempat yang berbeda. UN yang hanya jadi formalitas pendidikan. Banyak lah....

Untuk yang hidup di kota-kota besar atau ibukota propinsi pasti ada sekolah negeri yang punya embel-embel SBI atw sekolah berstandar internasional. Mungkin SBI ini awalnya ingin melahirkan siswa-siswi yang kompetitif secara global. Di kota besar pasti bertaburan tuh SBI, apalagi sampai ada sekolah negeri yang full SBI tanpa kelas "biasa" atau reguler. Padahal yang namanya sekolah negeri idealnya kualitasnya seragam.

Kalau misalnya ada yang iseng buat survey,,,kira" berapa persen sih anak-anak SBI itu yang berasal dari keluarga kurang mampu? Kl gw lihat secara sepintas sepertinya memang sistem ini ramah pada orang-orang yang bermodal. Kalau begitu pertanyaannya adalah...bisakah anak kurang mampu berstandar internasional?

Jaman pada susah...semua lini pendidikan butuh uang yang tidak sedikit. Dari play group sampai kuliah. Kalau sudah begini...jangan-jangan nanti semua akan punya mind set apapun caranya yang penting balik modal. Lalu....??!!!

Regards,
Eny Widiya

Apa ya....??

Apa ya...???? Pertanyaan ini nempel di otak gw waktu gw ngadepin komputer. Pengennya nulis sesuatu tapi belum ada ide.

Seringkali ketika gw lagi ada inspirasi untuk nulis....eh...lagi di jalan dan gak bisa ngetik. I'm not ttipe orang yang senang nulis tangan. Mungkin karena sekarang dah ada komputer kali yah....jadi lebih gampang hihihihi...

Gw suka nge-facebook, tapi akses jarang soal'e di kantor fb di-banned. Jadilah gw fb-nya cuma sekali-kali aja. Tapi yang namanya nulis, for me adalah sesuatu yang kalau perlu wajib. Rasanya asyik aja komentar atau berpendapat dalam bentuk narasi yang panjang.

Okelah.... Nulis topik lain ahhh........

Regards,
Eny Widiya

Wednesday, May 06, 2009

Kenapa Bisnis Pemasaran Jaringan Lebih Unggul?

“KEUNGGULAN BISNIS pemasaran jaringan adalah Anda tetap bisa bekerja dan sekaligus membangun bisnis sendiri secara paruh waktu. Investasi dan resikonya juga jauh lebih kecil serta tersedia pendidikan dan dukungan yang membimbing Anda meraih kesuksesan. Selain itu, sistem pemasaran jaringan adalah PIRAMIDA TERBALIK sehingga puncak sistemnya terbuka bagi siapa saja. Tidak seperti sistem korporat tradisional yang berbentuk piramida, yang hanya mengijinkan satu orang mencapai puncak perusahaan.” (Robert T. Kiyosaki, “Rich Dad’s The Business School For People Who Like Helping People”)

Bisnis network marketing atau pemasaran jaringan ternyata memiliki BANYAK keunggulan besar. Bahkan penulis buku terkenal “Rich Dad Poor Dad”, Robert T. Kiyosaki, meruntuhkan prasangka banyak orang selama ini yang menganggap bisnis pemasaran adalah bisnis bersistem piramida yang hanya menguntungkan orang yang berada di puncak bisnis tersebut.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan Kiyosaki terhadap pebisnis-pebisnis sukses, faktor karakter dan kecerdasan emosional adalah faktor utama kesuksesan mereka. Begitu mereka memiliki karakter sebagai orang sukses, maka kesuksesan bisnis datang dengan sendirinya.karena itulah, Kiyosaki menyarankan orang untuk memasuki bisnis pemasaran jaringan yang menyediakan pendidikan yang bagus untuk mengembangkan kecerdasan emosional, sekaligus keahlian bisnis Anda.

Di samping itu, bisnis jaringan juga mendidik orang yang bergabung dengan mereka untuk menjadi pemimpin. Nilai kepemimpinan inilah yang dinilai Kiyosaki begitu sangat berharga dalam menjalankan sebuah bisnis. Namun selain itu juga, Anda akan didampingi mentor yang akan selalu membimbing Anda, sehinga Anda tidak akan pernah merasa sendirian dalam menjalankan bisnis ini.

Kelebihan lainnya dari bisnis pemasaran jaringan ini, sebaiknya motivasi utama bergabung dengan bisnis ini adalah untuk membantu diri sendiri sebagai ALASAN PERTAMA dan membantu orang lain sebagai ALASAN KEDUA. Karena menurut Kiyosaki kebanyakan orang bergabung hanya untuk mencari uang dalam beberapa bulan atau tahun pertama, mereka menjadi patah semangat, berhenti dan sering kali menyebarkan kejelekan tentang industri pemasaran jaringan.

Kiyosaki juga menambahkan...:
”Keunggulan bisnis ini tidak diukur dengan seberapa banyak uang yang Anda peroleh, tetapi berapa banyak orang yang Anda bantu dan berapa banyak hidup orang yang Anda ubah. Karena memang ironinya, semakin banyak orang yang Anda bantu mengubah hidupnya, Anda semakin kaya.”


PRODUK DUTA FUTURE INTERNATIONAL


Produk DFI bukan sekedar pulsa elektrik, namun lebih jauh yaitu
TEKNOLOGI KEAGENAN PULSA BERBASISKAN E-COMMERCE

Sehingga menempatkan DFI dengan Program DBS-nya sebagai satu-satunya Provider Keagenan Pulsa 1-Chip-All-Opperator dengan potensi Passive Income mencapai RATUSAN JUTA bahkan MILYARAN RUPIAH per bulan.

Kelebihan :
• Harga rata-rata TERMURAH NASIONAL.
• Bisa digunakan diseluruh wilayah di Indonesia, karena mempunyai jaringan Host-to-Host Nasional (Jaringan Server TERBESAR Di Indonesia).
• Satu Chip (simcard) bisa mengisikan pulsa semua operator (Multi Voucher).
• Bisa menggunakan semua jenis simcard GSM (CDMA tidak dapat digunakan), pra-bayar maupun pasca bayar.
• Disarankan menggunakan XL jempol, XL bebas Isi paket Xtra, As, IM3 atau Three.
• Modal sangat kecil, hanya Rp. 200.000,- untuk satu HAK USAHA berlaku SELAMANYA (dapat diwariskan).
• Transaksi 24 jam nonstop, 7 hari dalam seminggu.
• Gratis biaya reply sms untuk transaksi pengisian pulsa dan cek saldo.
• Bisa mereferensikan keagenan, mempunyai downline tanpa batas. Artinya subsidi royalty yang akan Anda dapatkan memiliki potensi TANPA BATAS!!


DUTA BUSINESS SCHOOL (DBS)
SYSTEM FOR SUCCESS



Keputusan Anda untuk mengembangkan Bisnis Duta bersama DBS-TEAM menyatakan sesuatu yang penting mengenai diri Anda, bahwa Anda menginginkan kehidupan yang lebih baik dan cerah. DBS ini berbeda dari jenis usaha konvensional pada umumnya.

DBS adalah bisnis Network Marketing yang mengabungkan konsep MLM dan Binary dalam sistem e-commerce online marketing. DBS tidak tergabung dalam APLI karena tidak menganut MLM murni. Tetapi DBS merupakan gabungan dari beberapa system Network Marketing, sehingga menghasilkan sebuah sistem marketing yang dahsyat, simpel dan mudah dijalankan yaitu CRP (Customer Referral Program) atau program berlangganan secara berkelanjutan. Bukan mendidik membernya untuk menjadi sebatas penjual pulsa. Namun lebih jauh dari itu DBS dengan sekolah bisnisnya, menciptakan pengusaha-pengusaha sukses distributor pulsa elektronik dalam waktu yang cukup singkat dengan modal awal yang relatif kecil.

Produk DBS adalah pulsa elektronik yang dijual lebih murah dari harga pasar tanpa menentukan target belanja bulanan atau tutup poin. Perputaran produk DBS yaitu pulsa elektronik saat ini telah mencapai puluhan milyar perbulannya. Hal ini menempatkan DBS menjadi dealer pulsa elektronik terbesar di Indonesia saat ini. Oleh sebab itu DBS jelas bukan money games yang produknya hanyalah kedok. DBS memiliki visi yang sangat jelas yaitu suatu saat nanti semua orang yang memiliki handphone pra-bayar akan berlangganan pulsa murah ke DBS.

DBS menggunakan sistem bagi-hasil (mudhorobah) sehingga mendapatkan pengesahan secara halal secara sistem oleh MUI. Sistem pendukung DBS diciptakan untuk membantu Anda meraih keberhasilan dengan membantu orang-orang disekitar Anda. Prinsip tolong-menolong (ta’awun) sangat jelas sekali di bisnis ini. Orang yang sukses adalah orang-orang yang bisa membuat orang disekitarnya sukses!

Keberhasilan adalah tujuan bisnis ini. Konsistensi dan kerja keras adalah kunci sukses di bisnis ini. Anda harus tetap dan terus bersemangat dan memiliki sikap positif dalam mengembangkan jaringan Anda. Namun, kabar baiknya adalah jika jaringan kita telah berkembang secara mandiri, kebebasan finansial dan waktu akan menjadi milik Anda.

Kenapa Anda bergabung dengan DBS?
DBS adalah solusi penghasilan masa depan
DBS menciptakan pengusaha sukses dalam waktu singkat
DBS adalah waralaba pribadi dimana Anda adalah Business Owner pada jaringan Anda (bukan MLM)
DBS telah mendapat sertifikasi halal dari MUI dengan perijinan lengkap dari Pemerintah
DBS dapat saling menjalin silaturrahim
DBS tidak ada resiko

7 keuntungan jika tidak aktif :
1. Anda secara langsung menjadi agen penjualan pulsa (untuk pribadi ataupun orang lain)
2. Anda dilindungi Asuransi Kecelakaan Rp.10 juta,- (1 th, 5 th atau seumur hidup)
3. Anda mendapat kartu diskon di 50 ribu tempat yang telah ditunjuk (seluruh Indonesia)
4. Anda mendapat diskon pembelian motor baru Rp.500.000,- sd Rp.2 juta,- (wilayah tertentu)
5. Anda mendapat buku e-book dan down load lagu-lagu motivasi (senilai Rp.750.000)
6. Anda mendapat buku panduan, DVD, sertifikat dan panduan operasional bisnis
7. Anda mendapat Training Leadership, kewiraswastaan dan motivasi secara rutin

14 keuntungan jika aktif :
7 keuntungan tidak aktif ditambah :
1. Bonus sponsor
2. Bonus pasangan
3. Bonus titik
4. Bonus duplikasi
5. Bonus pulsa
6. Bonus royalti
7. Bonus prestasi

Keuntungan lain bisnis ini :
1. Anda akan mendapatkan CRP (penghasilan yang bisa diwariskan kepada istri, anak dan cucu)
2. Bonus akan ditransfer secara langsung oleh sistem setiap minggunya.
3. Iuran hany sekali seumur hidup
4. Tidak ada kewajiban belanja produk
5. Saling menguntungkan antara upline dan downline
6. Didukung bank-bank besar seperti BNI, BCA, BRI, Mandiri dll.
7. Didukung oleh seluruh provider GSM dan CDMA di Indonesia.

Cara bergabung :
1. Hubungi orang yang mengajak anda
2. Membeli Hak Usaha: 1 HU (Rp. 200.000), 3 HU (Rp. 500.000) atau 7 HU (Rp. 1.100.000)

Sukseskan downline Anda maka kesuksesan Anda akan berlipat ganda.

Ciptakan lapangan usaha untuk membantu orang-orang disekitar Anda yang Anda cintai.


AYO BERGABUNGLAH, GO FREEDOM !!!

Tuesday, February 10, 2009

Menunggu...hal gak penting yang penting.

Deuuh...dimana-mana yang judulnya nunggu itu pasti gak enak. Tapi ternyata menunggu itu kadang bisa jadi suatu keharusan. Misalnya aja nunggu panggilan...nah ini penting niy hehehehe.

Kalau kita punya suatu tanggung jawab, mau gak mau kita harus menyelesaikannya. Walaupun untuk menyelesaikannya harus melalui proses...menunggu... Seperti gw sekarang...harusnya gw ada kelas jam 13.00. Ternyata gw harus menunggu anak-anaknya masuk dulu. The clock already point at 1.30 pm, and they all haven't show.

Yah...ternyata menunggu itu memang hal gak penting yang bisa jadi penting. Depends on the situation.

Regards,
Eny Widiya